Tampilkan postingan dengan label tips alat musik. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label tips alat musik. Tampilkan semua postingan

Selasa, 28 Agustus 2012

Tips Memilih Sound System Berkualitas


Tips Memilih Sound System Berkualitas
Mungkin saat ini Anda sedang memilih-milih sound system. Kali ini ada sedikit informasi tentang tips memilih sound berkualitas. Sekiranya hal ini bisa membantu Anda dalam memilih yang terbaik.
Hal yang perlu Anda perhatikan dalam memilih Sound System:

1. Pilihlah besar daya yang sesuai dengan kebutuhan anda.

Untuk penggunaan pribadi seperti latihan dll, cukuplah memilih amplifier dengan daya 15-20 watts. Pada kebanyakan amplifier berdaya kecil seperti ini telah tersedia fasilitas jack Head Phone (misal: Amplifier Guitar Laser 20) yang sangat berguna terutama bagi kawula muda yang punya kebiasaan bermain musik hingga tengah malam. Dengan memanfaatkan saluran untuk Head Phone ini, maka dijamin seisi rumah yang lain ataupun tetangga tidak akan terganggu "atraksi" kita. Bunyi alat musik Anda tidak akan kedengaran sampai keluar ruangan.
Untuk penggunaan acara pesta, Anda akan memerlukan daya yang lebih tinggi lagi yaitu sedikitnya 125 watts atau lebih, karena amplifier ini akan dapat sekaligus kita gunakan sebagai monitor dari instrument alat musik yang sedang kita mainkan. Acara pesta pernikahan/wedding party, ulang tahun, atau acara gathering memang membutuhkan sound system yang lebih besar.

2. Pilihlah Amplifier yang berkualitas baik.

Bila kita membutuhkan amplifier untuk keyboard, maka sangat disarankan untuk memilih amplifier yang tidak merubah warna suara asli yang dihasilkan oleh keyboard tsb (flat). Ada banyak amplifier yang menghasilkan suara yang berbeda dari suara aslinya, bila hal ini terjadi maka akan terjadi suara-suara yang lain yang akan mengurangi karakter asli dari bunyi yang sebenarnya dihasilkan keyboard dikarenakan terjadinya penambahan atau pengurangan terhadap frekuensi tertentu. Biasanya hal ini terjadi pada frekuensi yang sangat rendah (low bass) atau frekuensi yang sangat tinggi (high treble). Jadi kita harus jeli memilih sound system (jasa sewa sound sistem) yang sesuai.

3. Model dan penampilan Amplifier dapat menjadi pertimbangan terakhir.

Model yang diinginkan akan bergantung pada selera masing-masing. Model sound sistem yang bagus menurut seseorang, belum tentu bagus juga menurut orang yang lainnya.
Pada kebanyakan musisi profesional model akan menjadi pilihan yang terakhir atau tidak terlalu dipentingkan. Mereka akan lebih mementingkan kualitas dan fasilitas dari amplifier untuk menghasilkan suara alat musik/sound yang berkualitas.

4. Ada baiknya anda bertanya kepada jasa sewa sound sistem/rental sound sistem.

Karena mereka merupakan orang yang berpengalaman, sehingga anda tidak akan kecewa. Jadi kita bukan hanya mencari sewa sound sistem murah, tetapi kualitas harus tetap menjadi pilihan. Jika Anda butuh pencahayaan yang bagus, Anda harus jeli memilih sistem pencahayaan yang berpengalaman.
Demikian tips memilih sound system berkualitas. Bila Anda terhalang dana yang besar untuk membeli sound system maka tempat rental sound murah jadi solusinya.
Selamat memilih.



Read More..

Tips Memilih Power Amplifier



Memilih Power Amplifier Yang Bagus

Beragam merek power Amplifier yang beredar di pasaran membuat konsumen harus pintar-pintar menentukan pilihan saat mulai membangun audio mobil. Karena meski tidak berhubungan langsung dengan kualitas output suara, ketepatan memilih jenis amplifier bisa membuat kita lebih berhemat dalam bujet namun bisa mendapatkan hasil yang bagus.

Menurut Randy Wiharto owner Audio One, cara gampang untuk mendapatkan power Amplifier yang bagus adalah dengan memilih produk produk dari brand ternama. “Merek-merek bagus, kualitasnya sudah ketahuan, jadi dijamin nggak mengecewakan. Tapi jika bukan merek ternama, satu-satunya cara adalah harus dicoba dulu untuk mengetahui kualitasnya,” ujarnya. Menurutnya, setiap merek power amplifier punya karakter suara yang berbeda-beda. Ada brand yang karakter outputnya bertempo cepat, ada pula mereka yang karakternya lambat.

Karakter ini harus disesuaikan dengan spec Speaker yang digunakan. Karena speaker pun sekarang sangat beragam spec dan settingannya. Jenis kabel yang dipakai juga punya karakter sendiri-sendiri. Jadi banyak sekali rangkaiannya kalau diurutkan dari power amplifier,” jelasnya. “Ini karena power amplifier tidak langsung mempengaruhi kualitas suara. Karena fungsi power amplifier sendiri adalah untuk membentuk karakter suara dan membuat tenaga suara tersebut selalu stabil. Beda dengan head unit dan Speaker yang langsung berefek pada output,” imbuhnya. Pemilihan power amplifier juga tak bisa hanya dengan mengandalkan spesifikasi yang tercantum pada box atau brosur produk. Menurutnya, sekarang kebanyakan produk mengupgrade keterangan spesifikasinya. Hal ini tak hanya terjadi pada merek yang kurang terkenal tapi juga pada brand-brand ternama.

Yang beda adalah toleransinya. Misalnya brand terkenal menulis dayanya 100 watt tapi yang keluar cuma 90 watt. Sedangkan merek nggak terkenal nulisnya 500 watt tapi keluarnya hanya 100 watt,” ungkapnya. Untuk mengantisipasinya, Randy lebih menyarankan kepada para konsumen untuk berkonsultasi dengan installernya. Karena jalan satu-satunya adalah dengan mencobanya langsung lalu melakukan penyesuaian setting untuk rangkaian komponen setelah amplifier, termasuk menentukan jenis dan besaran speakernya.

Yang perlu diingat bahwa setiap rumah instalasi pasti punya pegangan merek sendiri-sendiri dan pasti akan menyarankan konsumen kepada merek yang dijualnya. Maka yang penting adalah menjajalnya langsung supaya tahu mutunya, nggak hanya dari promosi atau brosur saja,” sarannya. Satu pegangan buat para konsumen bahwa power amplifier yang bagus dalam standar minimal, harganya paling murah masih di atas satu juta rupiah.

Jika disesuaikan dengan karakter speakernya yang pas, pasif cross overnya pas maka amplifier paling murah pun bisa menghasilkan output suara yang kualitasnya tinggi,” tuturnya. Dalam hal ini, arahan installer harus diperhatikan dan konsumen sebaiknya selalu berkonsultasi selama proses intalasi dalam penggarapan.



Read More..

Jumat, 09 Desember 2011

Mengenal Pick Up Gitar


Pada Instrumen Musik khususnya gitar, Pick up gitar adalah transducer, yang menangkap getaran dawai untuk dikonversikan menjadi arus listrik. Kita mengenal tipe pick up humbucker dan single coil.

Single coil hanya memiliki satu kumparan magnet saja, sedangkan humbucker memiliki dua kumparan magnet. Keduanya tentu saja memiliki karakter suara yang jauh berbeda. Sebagai akibat dari dipakainya dua kumparan, suara humbucker lebih tebal, lebih keras volumenya, dan yang paling penting menghilangkan noise 60cycle.Gampangnya pick up harus minimal memiliki 2 kabel, untuk masing-masing memiliki kutub positif dan negatif dari kumparan tersebut. Walau banyak juga pick up ternama seperti DiMarzio, SeymourDuncan, yang memakai 4 kabel konduktor dan 1 ground (total 5 kabel), ini hanya sebatas variasi dari penggunaan Pick up itu saja, bukan berarti semakin banyak kabel semakin bagus.

Single Coil
Hanya memiliki 2 konduktor kabel saja., karena hanya menggunakan 1 kumparan. Selanjutnya salah satu kabel akan dijadikan kutub positif dan satunya lagi kutub negatif. Terserah anda mau yang mana jadi apa, tetapi perlu ditekankan keduanya menghasilkan suara yang berbeda. Dan pihak pabrik biasanya menyerahkan rekomendasi kabel mana yang sebaiknya positif dan negatif untuk menghasilkan sound yang maksimal.

Humbucker
Memiliki 2 kumparan dengan tujuan menghilangkan noise 60cycle. Ada humbucker yang memiliki 2 kabel, 3 kabel, 4 kabel, dan 5 kabel. Bervariasi tergantung dari pabriknya. Kita akan bahas humbucker dengan 4 konduktor dan 1 bare (5 kabel), karena ini yang umum dan banyak digunakan.
Read More..

Mengurangi Feedback Pada Alat Musik Gitar


Alat Musik ini memang sensitif dengan yang namanya Noise, karena mengakibatkan suara pada gitar itu tidak enak didengar. Makanya disini akan membahas faktor apa yang membuat gitar itu jadi noise.
Secara garis besar noise/feeback itu adalah bunyi yang tidak diinginkan pada sound gitar yang bisa berupa dengung, feedback atau desis. Untuk mengatasi suara Noise tersebut adalah terlebih dahulu kita harus mengetahui darimana penyebab feedback tersebut berasal.

Check Sound

Salah satu hal penting untuk mendeteksi datangnya Noise adalah check sound dahulu di panggung atau di studio. Dari sini bisa diketahui dan bisa diatasi. Pertama kali pasang gitarmu pada amplifier dan asesorisnya seperti efek prosesor. Bila sudah, tutup volume pada gitarmu sampai pada posisi nol. bila masih terdengar suara noise, berarti amplifier atau efeknya yang menyebabkan noise tersebut.

Feedback dari Pick Up

Noise yang berasal dari pick up terdengar seperti bunyi dengung. Hal ini bisa terjadi karena kebocoran dari komponen pick up/spull gitar kita. Kebocoran ini bisa disebabkan posisi yang terlalu dekat dengan peralatan listrik lainnya seperti amplifier, komputer, magnet dan lain-lain. Cobalah untuk merawat pick up dengan menjauhkannya dari sumber listrik lainnya dan ganti pick up dengan kualitas yang baik bilamana diperlukan.

Feedback dari Ampli

Bila noise berasal dari ampli kamu, coba untuk meminimaliskan noise tersebut dengan mengurangi treble dan master volume di control panel amplimu. Bila kamu sudah mempunyai efek digital, fitur noise suppressor biasanya sudah ada di dalamnya.

Feedback dari Efek Prosesor

Bila hal ini terjadi cobalah untuk mensetting volume efekmu jangan sampai titik volume akhir, karena ini hanya akan mengakibatkan noise yang berlebihan, lalu pada reverbnya diminimalkan sekecil mungkin bila berada di studio, karena fungsi reverb di ruang tertutup biasanya hanya menimbulkan suara desis saja. Kecuali kamu sedang bermain di ruang panggung terbuka, fungsi reverb bisa dimaksimalkan.

Kabel

Kabel bisa menimbulkan noise bila tidak terawatt dengan baik. Untuk memastikan baik atau tidaknya kabel yang harus dilakukan adalah mencabut jack kabel pada gitar lalu sentuh ujungnya. Bila mendesis, bisa dipastikan kabel itu bermasalah. Cobalah untuk menggantinya. Panjang dan banyaknya kabel juga bisa menimbulkan noise. Untuk itu perlu dicermati dalam membeli kabel gitar dan harus bekualitas baik.
Read More..

Bagaimana Tips Memilih Piano Bekas Yang Sesuai


Untuk membeli piano, tidak harus membeli piano baru. Selain mahal, cukup banyak Piano second (bekas) yang mempunyai kondisi sangat baik dan dengan harga yang lebih rendah. Kalau orang bilang, dengan harga 30% dari harga piano baru, tetapi masih mendapatkan 80% dari kualitas. Maka itu, kenapa tidak mempertimbangkan membeli Alat Musik bekas saja?

Cara memilih piano second dibutuhkan pengetahuan yang sangat sederhana. Caranya adalah sebagai berikut:

1. Segi fisik
Segi fisik adalah hal yang paling mudah untuk diketahui. Untuk melihat fisik Piano dengan baik, anda harus melihat 2 bagian, yaitu bagian luar dan bagian dalam. Bagian luar anda dapat melihat keadaan cat, warna, tutup piano, dan keadaan/warna tuts.

2. Segi bunyi / suara
Cek not satu demi satu dan dengarkan bunyinya. Tiap not harus memberikan suara yang konsisten. Jangan sampai terdengar ada suara yang lebih keras atau lebih redup. Apabila ya, ini dinamakan level suara yang tidak rata atau konsisten. Jangan pilih piano yang mempunyai masalah ini.

3. Mekanik piano
Cek mekanik dapat dilakukan pada pedalling piano. Pedal paling kanan memberikan suara yang lebih nyaring, pedal tengah digunakan untuk bermain di malam hari/ apartment sehingga menimbulkan suara yang tidak keras (ada penutup ke senar), dan pedal paling kiri memberikan efek suara yang lebih lembut (karena secara mekanik, hammer didekatkan ke senar).
Piano second biasanya mempunyai karakter yang telah terbentuk. Maka itu, apabila anda jeli memilihnya, anda akan dapat memilih piano yang mempunyai kualitas baik dengan harga yang bagus.

Read More..

Memilih Gitar Bass Berdasarkan Senar


Berikut ini adalah tips bagi anda yang ingin membeli atau memilih beberapa jenis bass berdasarkan jumlah senarnya. Setiap jenis Alat Musik, memiliki range atau jangkauan nada. Begitu juga pada instrument bass. Jangkauan nada yang dihasilkan dari instrumen bass dapat dipengaruhi oleh beberapa faktor.

Pertama, adalah jumlah dari fretboard yang terdapat pada Instrument bass. Semakin banyak jumlah fretboard pada bass, semakin banyak pula jangkauan nada yang dihasilkan oleh bass tersebut. Jumlah fret dari instrument bass biasanya berjumlah 22 fret atau 24 fret, tetapi ada beberapa bass yang fretnya hanya berjumlah 20, misalnya pada bass Fender Precission classic. Ada juga beberapa bass yang jumlah fretnya lebih dari 24 fret, misalnya yang terdapat pada bass Tune Maniac, yang fretnya berjumlah 25.

Kedua, adalah jumlah senar yang terdapat pada Instrument bass. Dalam hal ini, Bass gitar dibagi menjadi beberapa menurut jumlah senarnya, yaitu:

Bass standar dengan konfigurasi tuning open string: E A D G (dari rendah ke tinggi).
5 Senar
Sama seperti bass standar 4 senar, hanya saja terdapat tambahan senar B rendah di atas senar keempat (senar E). Konfigurasi tuning open stringnya: B E A D G. Bass dengan 5 senar biasanya digunakan untuk menjangkau nada yang lebih rendah dari bass standar.
6 Senar
Sama seperti bass 5 senar, hanya saja terdapat tambahan senar C tinggi di bawah senar pertama (senar G). Konfigurasi tuning open stringnya: B E A D G C. Bass dengan 6 senar biasanya digunakan untuk
menjangkau nada yang lebih rendah dan lebih tinggi dari bass standar.
7 Senar
Bass dengan senar lebih dari 6 mungkin sangat jarang kita jumpai. Untuk bass dengan 7 Senar, konfigurasi tuning open stringnya: B E A D G C F. Sama seperti bass 6 senar, hanya saja terdapat tambahan senar F tinggi di bawah senar G. Bass 7 senar fungsinya sama dengan bass 6 senar, hanya saja dalam bass ini nada tingginya dapat lebih ter “ekploitasi”.Bass seperti ini diproduksi oleh Conklin, yang merupakan spesialis pembuat bass custom.
8 Senar
Bass ini mempunyai konfigurasi tuning sama dengan bass standar 4 senar, hanya saja pada tiap – tiap senarnya digandakan dengan senar yang nadanya satu oktaf lebih tinggi.
10 Senar
Mempunyai konfigurasi tuning sama dengan bass standar 5 senar, hanya saja pada tiap – tiap senarnya juga digandakan dengan senar yang nadanya satu oktaf lebih tinggi.
12 Senar
Memiliki konfigurasi tuning sama dengan bass standar 4 senar, tetapi pada tiap senar dirangkap 3, dengan 2 senar yang satu oktaf lebih tinggi atau 1 senar dengan oktaf tinggi + satu senar lagi dengan nada kelimanya (E dengan B, A dengan E, D dengan A, dan G dengan D). Termasuk bass langka, diproduksi oleh Hamer dan Warwick.
Beberapa pemain bass professional masih mengandalkan bass 4 senar sebagai senjata andalannya (Marcus Miller, Jaco Pastorius, Flea, Arya Setyadi, dll). Tetapi, ada juga sebagian pemain bass lain yang lebih memilih bass multistring (bass senar ganda), dan menjadikannya ciri khas dalam permainan mereka.

Contoh pemain yang menggunakan bass 5 senar, antara lain: Nathan East, pemain session player yang petikan bassnya banyak mengisi album - album musisi ternama, dan Stanley Clarke, yang juga menciptakan tehnik slap and pop yang kemudian dikenal sebagai funky thumb . Untuk musik rock ada nama – nama semacam Jason Newsted (Metallica), Dave Ellefson (Megadeath), dan Rex Brown.
Sedangkan, bass 6 senar merupakan “senjata andalan” bagi beberapa pemain bass, seperti John Pattitucci, dan John Myung (Dream Theater). Ada kalanya bass 6 senar masih dirasakan kurang, Jika bass lima, enam, dan tujuh senar dimaksudkan untuk menjangkau nada lebih rendah atau lebih tinggi, maka bass Multistring dibuat dengan tujuan untuk menghasilkan suara nada ganda.
Bass semacam itu adalah bass delapan senar yang pada mulanya dimainkan oleh John Paul Jones (Led Zeppelin) untuk mendapatkan bunyi seperti bass dan rhytm gitar yang dimainkan secara bersamaan. Hal ini dibutuhkan oleh band tersebut karena mereka hanya mempunyai seorang pemain gitar yang akan berhenti memainkan rhytm saat ia bermain lead gitar/solo. Begitu pula dengan bass yang memiliki sepuluh senar, fungsinya juga menghasilkan bunyi seperti bass dan rhytm gitar yang dimainkan bersamaan. Kadang, fungsi itu belum cukup, karena bunyi rhytm gitar yang dihasilkan hanya terdiri dari satu nada. Sedangkan, jika ingin menyamai rhytm gitar sesungguhnya, suara yang dihasilkan minimal adalah 2 nada (dengan memainkan power chord).

Maka, pemain bass macam Doug Pinnick (King’s X) pun memakai bass dua belas senar yang punya suara seperti bass yang dimainkan berbarengan dengan rhytm gitar yang memainkan power chord. Sama seperti Led Zeppelin, king’s X pun hanya punya seorang pemain gitar, jadi Doug punya alasan yang sama dengan John Paul Jones dalam menggunakan bass multistring. Terlepas dari beberapa jenis bass diatas, bagi kita para pemula atau pemain bass menengah, sebaiknya perlu diperhatikan lagi fungsi dan kebutuhan dari bass yang akan kita pilih. Kita harus menyesuaikan fungsi bass terhadap kebutuhan musik yang kita mainkan.
Read More..

Mengenal Gitar Akustik


Bagi teman -teman yang belum tau apa itu Gitar akustik??


Sebuah Gitar akustik pada dasarnya adalah kotak berongga dengan lubang di dalamnya yang bergetar dan memperkenalkan suara saat senar dipetik, dan biasanya Gitar akustik itu mempunyai bobot berat yang lebih ringan dari Gitar listrik..

Gitar akustik adalah jenis gitar dimana suara yang dihasilkan berasal dari getaran senar gitar yang dialirkan melalui sadel dan jembatan tempat pengikat senar ke dalam ruang suara. Suara di dalam ruang suara ini akan beresonansi terhadap kayu badan gitar. Jenis dan kualitas kayu serta jenis senar yang digunakan akan memengaruhi suara yang dihasilkan oleh gitar akustik.Sebuah Gitar akustik pada dasarnya adalah kotak berongga dengan lubang di dalamnya yang bergetar dan memperkenalkan suara saat senar dipetik, dan biasanya Gitar akustik itu mempunyai bobot berat yang lebih ringan dari Gitar listrik .





  1. "Headstock" (kepala) (1)
  2. "Nut" (2)
  3. Alat Pemutar (3)
  4. Frets (4)
  5. "Neck" (Leher) (7)
  6. Heel (Penghubung) (8)
  7. Badan Gitar (9)
  8. "Bridge" (12)
  9. Bagian Belakang (14)
  10. "Soundboard" (Bagian Penghasil Suara / kotak resonansi) (15)
  11. Bagian Sisi (Samping) (16)
  12. Lubang suara (17)
  13. Senar (18)
  14. "Saddle" (19)
  15. "Fretboard" (Fingerboard) (20)
Read More..

Kamis, 08 Desember 2011

Tipe-tipe Gitar Part 3.


Akustik gitar bass
Hal ini telah senar baja atau string usus dan sering tuning sama dengan gitar bass listrik

Guitarrón
Guitarrón adalah, bass yang sangat besar dalam bertubuh akustik Meksiko 6-string bermain di band mariachi. Hal ini fretless dengan nylon string gauge berat, dan biasanya dimainkan oleh catatan dua kali lipat pada oktaf, yang difasilitasi oleh tuning yang tidak biasa ADGCE A.

Harp Gitar
Harpa Guitars sulit untuk mengklasifikasikan karena ada banyak variasi dalam Jenis Gitar. Mereka biasanya langka dan jarang di scene musik populer. Sebagian besar terdiri dari gitar biasa, ditambah string 'kecapi' tambahan terbentang di atas enam senar normal. Instrumen ini biasanya akustik dan string kecapi biasanya disetel untuk catatan lebih rendah dari senar gitar, untuk rentang bass ditambahkan. Biasanya tidak ada atau frets fingerboard balik senar harpa. Kecapi Beberapa gitar juga fitur string pitch jauh lebih tinggi digantung di bawah senar gitar tradisional. Jumlah senar kecapi sangat bervariasi, tergantung pada jenis gitar dan juga pribadi preference.The pemain gitar Pikasso; 4 leher, 2 lubang suara, 42 string] dan juga Oracle Harp Sympitar; 24 string (dengan 12 string simpatik menonjol melalui leher) adalah contoh modern.
Extended-range gitar
Selama lebih dari satu abad gitar yang menampilkan tujuh, delapan, sembilan, sepuluh atau lebih string telah digunakan oleh minoritas gitaris sebagai sarana meningkatkan jangkauan pitch tersedia bagi pemain. Biasanya, itu adalah bass string yang ditambahkan. Gitar klasik dengan berbagai diperpanjang berguna untuk bermain repertoar kecapi, beberapa di antaranya ditulis untuk kecapi dengan lebih dari enam program. Sebuah contoh khas adalah 11 modern string archguitar, diciptakan dan dimainkan oleh Peter Blanchette.

Gitar Listrik
Gitar listrik bisa memiliki tubuh padat, semi-kosong, atau berongga, dan menghasilkan suara kecil tanpa amplifikasi. pickup elektromagnetik mengkonversi getaran dari senar baja menjadi sinyal yang diumpankan ke amplifier melalui kabel atau pemancar radio. Suara sering dimodifikasi oleh perangkat elektronik lainnya atau distorsi alam katup (tabung vakum) di amplifier. Ada dua jenis utama pickup magnetik, single coil dan double (atau humbucker), masing-masing yang dapat pasif atau aktif. Gitar listrik digunakan secara luas dalam musik jazz, blues, R & B, dan rock and roll. Pickup magnetik pertama yang berhasil untuk gitar ditemukan oleh George Beauchamp, dan dimasukkan ke dalam 1931 Ro-Pat-In (kemudian Rickenbacker) "Wajan" pangkuan baja; produsen lain, terutama Gibson, segera mulai memasang pickup pada model archtop. Setelah Perang Dunia II benar-benar solid-body listrik dipopulerkan oleh Gibson bekerjasama dengan Les Paul, dan mandiri oleh Leo Fender dari Fender Musik. Tindakan fretboard rendah (ketinggian senar dari fingerboard), ringan (tipis) string, dan amplifikasi listrik yang meminjamkan gitar listrik untuk teknik yang lebih sering digunakan pada gitar akustik. Ini termasuk penyadapan, ekstensif menggunakan legato melalui pull-off dan hammer-ons (juga dikenal sebagai slurs), harmonik mencubit, volume membengkak, dan penggunaan lengan tremolo atau pedal efek.

Gitaris Listrik pertama catatan untuk menggunakan gitar tujuh-string gitaris jazz George Van Eps, yang adalah seorang pelopor alat ini . Solid tubuh tujuh-string yang dipopulerkan di tahun 1980-an dan 1990-an sebagian disebabkan oleh rilis [rujukan?] Gitar Ibanez Universe, didukung oleh Steve Vai. seniman lain melangkah lebih jauh, dengan menggunakan delapan-string gitar dengan dua senar rendah ekstra. Meskipun tujuh yang paling umum-string memiliki senar B rendah, Roger McGuinn (dari The Byrds dan Rickenbacker) menggunakan G string oktaf dipasangkan dengan G string biasa seperti pada gitar 12-string, sehingga dia untuk memasukkan unsur-unsur berdentang 12-string dalam bermain enam-string standar. Pada tahun 1982 Uli Jon Roth mengembangkan "Sky Guitar", dengan sejumlah jauh diperpanjang frets, yang merupakan gitar pertama yang menjelajah ke register atas biola. tujuh Roth-string dan 33-fret "Mighty Wing" gitar menampilkan berbagai enam oktaf.

Gitar bass listrik sama dalam tuning dengan biola bass tradisional ganda. Hibrida gitar akustik dan listrik juga umum. Ada juga varietas yang lebih eksotis, seperti gitar dengan dua, tiga, atau jarang empat leher, segala macam pengaturan string alternatif, Fingerboards fretless (digunakan hampir secara eksklusif pada gitar bass, dimaksudkan untuk meniru suara stand-up bass), 5.1 surround gitar, dan semacamnya.

Beberapa model gitar listrik dan bass gitar listrik fitur pickup piezoelektrik, yang berfungsi sebagai transduser untuk memberikan suara dekat dengan sebuah gitar akustik dengan flip sebuah switch atau tombol, bukan switching gitar. Mereka yang menggabungkan pickup piezoelektrik dan pickup magnetik kadang-kadang dikenal sebagai gitar hibrida.
Read More..

Konstruksi dan Komponen Gitar part 4:


Masih dengan materi yang sama komponen pada gitar,,
String
Gitar standar memiliki enam senar tapi empat, tujuh, delapan, sembilan, sepuluh, sebelas, dua belas, tiga belas dan delapan belas-string gitar juga tersedia.Klasik dan gitar flamenco historis digunakan senar usus tetapi ini telah digantikan oleh bahan polimer, seperti nilon dan fluorocarbon. Senar gitar modern terbuat dari logam, polimer, atau hewan atau bahan tanaman produk. Instrumen menggunakan "baja" string mungkin memiliki string terbuat dari paduan menggabungkan baja, nikel atau perunggu fosfor. string Bass untuk kedua instrumen yang luka daripada monofilamen.
Tubuh (gitar akustik)
Pada Gitar Akustik, getaran string ditularkan melalui jembatan dan pelana ke tubuh melalui papan suara. Papan suara biasanya terbuat dari kayu nada seperti cemara atau aras. Kayu untuk kayu nada yang dipilih untuk kedua kekuatan dan kemampuan untuk mentransfer energi mekanik dari string ke udara di dalam tubuh gitar. Sound lebih lanjut dibentuk oleh karakteristik resonansi rongga tubuh gitar.

Pada gitar listrik, transduser dikenal sebagai pickup mengkonversi getaran string ke sinyal listrik, yang pada gilirannya diperkuat dan diberi makan ke speaker, yang bergetar udara untuk menghasilkan suara yang kita dengar. Namun demikian, tubuh gitar listrik masih melakukan peran dalam membentuk tanda tangan tonal yang dihasilkan.Dalam instrumen akustik, tubuh gitar adalah penentu utama dari kualitas suara secara keseluruhan. Bagian atas gitar, atau soundboard, adalah unsur halus dibuat dan direkayasa terbuat dari tonewoods seperti pohon cemara dan cedar merah. Ini sepotong kayu tipis, seringkali hanya 2 atau 3 mm tebal, diperkuat oleh berbeda jenis internal bracing. atas ini dianggap oleh banyak luthiers menjadi faktor dominan dalam menentukan kualitas suara. Mayoritas suara instrumen terdengar melalui getaran atas Gitar Akustik sebagai energi dari string bergetar ditransfer untuk itu.

Ukuran tubuh, bentuk dan gaya telah berubah dari waktu ke waktu. gitar abad ke-19, sekarang dikenal sebagai gitar salon, lebih kecil dibandingkan instrumen modern. Berbeda pola internal bracing telah digunakan dari waktu ke waktu oleh luthiers. Torres, Hauser, Ramirez, Fleta, dan C.F. Martin termasuk di antara yang paling desainer berpengaruh besar waktu mereka. Pengaku tidak hanya memperkuat bagian atas terhadap keruntuhan timbul akibat stres yang diberikan oleh senar dikencangkan, tetapi juga mempengaruhi karakteristik resonansi dari atas. Bagian belakang dan samping terbuat dari berbagai macam kayu seperti mahoni, rosewood India dan sangat dihormati Brasil rosewood (Dalbergia nigra). Masing-masing terutama dipilih untuk efek estetika mereka dan dapat dihiasi dengan Inlays dan purfling.

Tubuh Gitar Akustik memiliki lubang suara melalui proyek-proyek suara. Lubang suara biasanya merupakan lubang bundar di bagian atas gitar di bawah senar. Udara di dalam tubuh bergetar sebagai bagian atas tubuh gitar dan bergetar oleh senar, dan respon dari rongga udara pada frekuensi yang berbeda ditandai, seperti sisa tubuh gitar, oleh sejumlah mode resonansi di mana ia bereaksi lebih kuat .

Instrumen dengan wilayah yang lebih luas untuk bagian atas gitar diperkenalkan oleh Martin dalam upaya untuk menciptakan tingkat volume keras. Popularitas ukuran yang lebih besar "kapal penempur" tubuh antara artis akustik ini terkait dengan volume suara yang lebih besar yang dihasilkan.
Tubuh (gitar listrik)
Sebagian besar badan Gitar Listrik terbuat dari kayu, dan termasuk penjaga memilih plastik. Papan cukup lebar untuk digunakan sebagai tubuh yang padat sangat mahal karena menipisnya stok kayu keras di seluruh dunia sejak 70, jadi kayu ini jarang satu bagian padat. Kebanyakan badan terbuat dari dua potong kayu dengan beberapa dari mereka termasuk jahitan mengalir di garis tengah tubuh. Hutan yang paling umum digunakan untuk pembangunan badan Gitar Listrik termasuk maple, basswood, ash, poplar, alder, dan mahoni. Banyak tubuh terdiri dari hutan yang baik terdengar tetapi murah, seperti abu, dengan lapisan "top", atau tipis lain, kayu lebih menarik (seperti maple dengan pola alami "api") terpaku pada bagian atas kayu dasar. Guitars dibangun seperti ini sering disebut "puncak api". Tubuh biasanya diukir atau dialihkan untuk menerima unsur-unsur lainnya, seperti jembatan, pickup, leher, dan komponen elektronik lainnya. Sebagian besar listrik memiliki poliuretan atau menyelesaikan lacquer nitroselulosa. bahan alternatif lain untuk kayu, digunakan dalam konstruksi gitar tubuh. Beberapa di antaranya adalah karbon komposit, bahan plastik, dan paduan alumunium.
Read More..

Instrumen Musik Gitar Les Paul


Instrumen Musik yang satu ini adalah instrument yg sering kita lihat dan mungkin kita gunakan yaitu Gitar Listrik dengan tipe Gitar Les Paul. Mungkin teman-teman tau, gitar dengan model ini di gunakan sama Gitaris dunia yg dulu bergabung dalam sebuah band Guns n'Roses yaitu Slash. Dia adalah salah satu gitaris dunia yang mengangkat nama Intrumen Musik gitar les paul ini menjadi terkenal, dimana setiap aksi-aksi panggungnya dia selalu menggunakan gitar dengan merk tersebut, ya bisa dibilang udah trademarknya Slash dengan Gitar Les Paul itu.
Disini saya sedikit mengulas asal-usul Gitar dengan tipe ini dibuat..

Model dan Variasi
Gibson Les Paul garis gitar awalnya disusun untuk menyertakan dua model yaitu model reguler (dijuluki Goldtop), dan model Custom, yang menawarkan upgrade hardware dan sentuhan warna hitam yang lebih formal. Namun, kemajuan dalam pickup, tubuh, dan desain hardware yang memungkinkan Les Paul menjadi seri jangka panjang solid-body gitar listrik yang ditargetkan setiap harga-point dan level pasar kecuali untuk gitaris pemula yang lengkap. Pasar ini gitar pemula dipenuhi oleh model Melody Maker, dan meskipun Melody Maker murah tidak menanggung nama Les Paul, tubuhnya konsisten mengikuti desain Gibson Les Paul benar sepanjang zaman masing-masing.

Beyond desain membentuk dan tubuh, ada sejumlah karakteristik yang membedakan Gibson Les Paul garis dari gitar listrik lainnya. Misalnya, dengan cara yang sama dengan instrumen Gibson berlubang-tubuh, string gitar Les Paul selalu terpasang pada bagian atas tubuh gitar, bukan melalui tubuh gitar, seperti yang terlihat dalam desain pesaing Fender's. Gibson juga menawarkan berbagai warna, seperti Anggur Merah, Ebony, Classic White, Api Burst, dan Alpine White. Selain itu, Les Paul model yang ditawarkan berbagai selesai dan tingkat dekoratif, beragam pilihan perangkat keras, dan sebuah array inovatif listrik pick-up opsi, beberapa di antaranya secara signifikan mempengaruhi suara musik listrik. Sebagai contoh, pada tahun 1957, Gibson memperkenalkan humbucker (PAF) yang merevolusi suara gitar listrik, dan menghilangkan kebisingan 60-siklus yang sebelumnya diganggu gitar dengan pickup single coil magnetik.
Mungkin penjelasan mengenai Gitar Les paul ini segini aja ya...
Oiy disini juga ada info jika ingin mendapatkan gitar tersebut bisa lihat dan beli barangnya di toko online di bawah ini
harganya murah saja cuma dengan Rp. 900.000 rupiah bisa memiliki gitar dengan seri Gibson Les Paul..
Read More..
 

All About Music. © 2011